Bapak saya sering bilang kalau beli barang atau memulai sesuatu jangan di hari yang ada “pasah” nya. Beli barang atau memulai sesuatu itu bagusnya di hari yang ada “beteng” nya. Mungkin biar hoki. Atau mungkin biar ada semacam “aliran fengshui”.

Lama-kelamaan saya jadi ngikut omongan bapak saya karena saya juga pingin dapat hoki. He he he. Siapa sih orang yang tidak ingin mendapatkan keberuntungan? Ha ha ha.

Dari mana ada kata “pasah” dan “beteng” itu? Kalau kalian punya kalender Bali pasti ada dua kata tersebut dan tambahan satu kata yakni “kajeng”. Sebenarnya, tiga kata itu adalah teori Triwara (pewarigan) yang saya lihat dari situs Babad Bali. Triwara melekat di masing-masing hari. Dalam satu hari berisi salah satu dari Triwara ini.

Pasah: dewa yadnya - mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan masa depan

Beteng: manusa yadnya - mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan masa lalu

Kajeng: bhuta yadnya - mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan masa kini

Ya, tiga teori di atas bagus untuk diperhatikan tetapi jangan ditelan mentah-mentah. Semua hari itu memiliki hal-hal baik jika kita memaknainya dengan baik.