1. Menerima kegagalan/penolakan dan menerima bahwa tak selamanya kita berhasil.

  2. Tidak perlu memaksakan diri menjadi seorang yang sempurna di mata orang lain atau bahkan meniru menjadi orang lain.

  3. Kamu harus kenali dirimu sendiri dan batasan dirimu sendiri.

  4. Jangan pikir temanmu yang dulu sifatnya akan sama seperti dulu. Kemungkinan besar ia berubah bahkan drastis hingga bisa jadi dia tidak akan mengingat siapa kamu.

  5. Berdamai dengan masa lalu dan anak di dalam dirimu (your inner child).

  6. Hati-hati pakai media sosial apalagi Instagram. Bisa-bisa kamu malah baperan dan bisa jadi membandingkan kehidupanmu dengan orang lain yang di sosial media sampai-sampai kamu tidak bersyukur akan apa yang sudah kamu lalui sejauh ini.

  7. Berpikirlah kritis dan setiap kali dikasih berita jangan mudah percaya walaupun berita tersebut menghibur dirimu. Pastikan minimal tiga kali cek kebenarannya. Jika masih belum yakin maka jangan sebar ke media sosial.

  8. Jika kamu punya saudara kandung, sayangilah mereka, belajar menerima kekurangan mereka, dan pacu mereka menjadi pribadi yang lebih baik. Jika teman-teman menjauhi kamu, siapa lagi yang akan merangkul dirimu kalau bukan saudara kandungmu.

  9. Siapa sih yang tidak kenal dirimu? Awalnya saya biasa saja dan senang dengan kalimat tanya ini. Tetapi, semakin sering mendengarnya rasanya agak risih. Pastilah masih banyak orang yang belum kenal dengan saya, akan tetapi apakah ini yang benar-benar saya cari dan butuhkan?

  10. Jangan cek media sosial terus-terusan, ingat fokus dengan kerjaan dan apa yang ingin kamu pelajari.

  11. “Di sekolah, kita tidak diajarkan merencanakan strategi mencapai suatu tujuan” - Yohan Totting.

  12. Kadang saya bingung, ketika saya sudah lulus dari TK, SD, SMP, SMA dan kuliah. Selanjutnya apa? Bagaimana saya bisa melanjutkan kegiatan dan bertahan hidup? Saya merasa jadwal sudah mengatur kehidupan saya saat masih di bangku sekolah dan perkuliahan. Tetapi, ketika saya sudah melewati itu semua, saya harus merancang jadwal saya agar tetap ada aktivitas.

  13. Pada akhirnya semua orang itu ingin didengar dan diperhatikan saat ia berbicara dengan kita. Dia tidak butuh nasihat atau pendapat jika tidak diminta.