Hal-hal Yang Sudah Diraih 2018 dan 2019 Mau Ngapain?

Terima kasih tahun 2018 sudah menemani perjalanan karir saya sebagai web programmer. Ada hal-hal yang saya raih dan bahkan melampaui ekspektasi saya. Berikut daftar-daftar nya.

  • Berbagi ilmu dengan berbicara langsung di komunitas.

Banyak yang beranggapan bahwa untuk harus berbagi maka kita harus menjadi seorang yang ahli dan pakar. Padahal, cukup kita tahu sedikit dan satu langkah di depan pada materi yang kita mau sampaikan maka ini bukan jadi penghalang. Jika kita tidak bisa menjawab sebuah pertanyaan yang dianggap sulit, bilang saja tidak tahu dan jadikan ini sebagai catatan untuk eksplorasi selanjutnya.

Di dunia komunitas pemrograman Indonesia yang saya lihat, sebagian dari mereka benar-benar tulus berbagi ilmunya baik teknis maupun non teknis dan mungkin saja mereka ngga dapat bayaran dalam bentuk uang. Ketika kita menjelaskan secara langsung melalui lisan maka secara otomatis hal itu akan melekat di otak kita. Saya yakin ada dari kalian yang ingin menjadi pembicara di sebuah meetup namun tidak berani tampil karna tidak pede dengan diri sendiri (entah itu jabatan kalian merasa tidak cocok, ilmu kalian dan lain”).

“Hajar aja, kalau ngga dicoba kita ngga tahu kan?”

Jika kalian bingung soal template slide presentasi silahkan nonton channel Chrome Developers di acara Chrome Dev. Summit via Youtube. Dari situ kalian akan punya inspirasi dan tahu mana yang benar-benar presentasi dan presentasi anak sekolahan jaman dulu a.k.a Ms. Word.

  • Inisiasi komunitas PHPBali bersama teman-teman komunitas.

Terima kasih dukungan teman-teman yang sudah membantu untuk hal ini. Banyak sekali developer yang masih menggunakan PHP untuk produktivitas termasuk saya khususnya di Bali. Lantas, mengapa tidak mencoba untuk inisiasi? Akhirnya terwujud dan berhasil sejauh ini dengan meetup ketiga (kolaborasi dengan BaliJS). Saya berharap komunitas ini masih bisa lanjut dan jangan ragu tanya jawab di dalam sebuah grup.

  • Webunconfid 2018.

Acara ini atas inisiatif pribadi mas Yohan Totting yang ingin mengumpulkan semua pengurus komunitas web di Indonesia dan diskusi apa saja yang perlu diimprovisasi ke depannya. Saya pribadi baru mengenal konsep unconference di mana yang menentukan materi adalah dari peserta bukan penyelenggara. Walau cuma bisa ikut satu hari, setidaknya saya senang bisa bertemu secara langsung teman-teman yang aktif di dunia komunitas yang biasanya hanya bisa bertegur sapa di sosial media.

  • Renungan komunitas yang diadakan oleh Facebook Dev. C Bali.

Menurut saya ini sebuah inisiatif bagus untuk melihat bersama apa saja yang perlu kami improvisasi untuk tahun 2019 dan ini tidak hanya melibatkan pengurus maupun anggota developer circle tetapi ragam komunitas, dosen dan pelajar. untuk detailnya silahkan baca di link ini: https://satyakresna.io/posts/kilas-bali-perkembangan-komunitas-programmer-di-bali-2018/.

Banyak hal-hal berkesan lainnya yang tidak saya ungkap di sini dan biarlah itu saya simpan untuk diri saya pribadi. Lantas, apakah ada tambahan ilmu yang didapatkan dari segi teknis? Tentu saja, berikut isinya:

  • Tertarik dengan dunia front end.

Hal ini merupakan tantangan baru bagi saya sebagai orang backend programmer yang selama ini berurusan dengan PHP. Kini, saya berurusan dengan CSS dan JS. Melalui tantangan memuat web dalam waktu 5 detik yang diberikan oleh komunitas WWWID, saya belajar bahwa tugas backend dan frontend sama” berat jadi tidak perlu saling meremehkan satu sama lain layaknya pertanyaan di Quora ini.

Backend bukan cuma sebatas CRUD aja dan Frontend bukan cuma sebatas design web yang mentereng dan asal bos senang.

  • Semakin tertarik dengan dunia Web Components dan Web Accessbility.

Dua hal ini merupakan sebuah baru di telinga sebagian developer Indonesia. Bayangkan kita yang awalnya ngoding html yang ratusan baris bisa kita pangkas menjadi puluhan baris dengan web components. Bagi kalian yang pernah coba framework yang menerapkan konsep komponen maka ini tidak terasa asing.

Accessibility merupakan sebuah upaya untuk memberikan pengalaman terbaik (great UX) bagi semua kalangan termasuk kalangan disabilitas. Di belahan dunia barat, perhatian terhadap Accessibility sangat tinggi sekali dan menurut saya ini penting untuk dibagikan ke para developer. Saya pikir saya ingin berfokus dan terus melanjutkan serta berbagi hal ini ke teman-teman developer.

Kemudian, kira-kira langkah atau ekspektasi apa yang ingin dicapai di tahun 2019?

  1. Jaga kesehatan. Ingat banyak ngemil, minum, istirahat dan kurangi banyak berpikir yang tidak perlu.
  2. Disiplin manajemen waktu antara kapan kerja dan waktu pribadi.
  3. Lebih aktif berbagi ilmu tentang web modern entah melalui meetup atau workshop atau diskusi santai.
  4. Bisa memiliki pegangan (lebih) ketika akan meningkatkan jenjang karir di dunia pemrograman.