Mengenal Profesi Computer Scientist, Programmer, Developer dan Hackers

Saya senang membaca penjelasan artikel dari Geeks For Geeks tentang Computer Scientist vs Programmer vs Developer vs Hackers. Sederhana dan mudah dicerna. Alhasil, saya putuskan untuk terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berdasarkan prefensi saya.

Computer Scientist - Seseorang yang memiliki pengetahuan mendalam pada matematika, bahasa level mesin (binary, assembly, dan lain-lain), struktur data, algoritma dan masih banyak lagi. Keberadaan seorang computer scientist tidak diragukan lagi di level industri. Mereka biasanya ditemukan di perusahaan besar seperti Google, Microsoft, dan lain-lain. Umumnya, mereka fokus pada penelitian seperti mengembangkan bahasa pemrograman baru atau menyelesaikan permasalahan yang besar.

Programmer - Seseorang yang memiliki pengetahuan terhadap bahasa pemrograman lebih dari satu atau dua atau tiga bahkan lebih. Kemudian mereka juga memiliki pengetahuan tentang struktur data, algoritma dan pengetahuan yang luas di area terkait. Seorang programmer dapat menyelesaikan permasalahan dengan memanipulasi kode komputer. Keberadaan programmer di dunia industri juga tinggi.

Developer - Seorang programmer terlatih. Mereka tidak hanya menyelesaikan permasalahan atau membuat sesuatu namun melakukannya sesuai dengan desain dan prinsip implementasi. Hal termasuk performa, perawatan (maintainability), skalabilitas (scale), kokoh (robustness), dan keamanan (security). Sebagai contohnya web developer, mobile developer, software developer.

Hackers - Seseorang yang memiliki pengetahuan terhadap jaringan komputer (computer networking), programming, kriptografi (cryptography), dan database. Tidak ada silabus pasti untuk membuat sesorang menjadi seorang hacker. Umumnya di industri, hacker bekerja pada skenario yang darurat misalnya untuk menyelamatkan data perusahaan dari hacker lain. Hacker yang menemukan bug pada sistem memberitahukannya kepada developer atau programmer di perusahaannya.