Perkakas

  1. Bahasa pemrograman meliputi HTML, CSS, dan JavaScript.
  2. Teks editor. Salah satu yang direkomendasikan adalah Visual Studio Code.
  3. Browsers atau peramban. Tiga yang direkomendasikan karena memiliki engine yang beragam antara lain Safari, Firefox dan Chrome.
  4. Development server yakni Live Server yang ada di dalam Visual Studio Code dalam bentuk plugin.
  5. Production server. Netlify dan Vercel adalah dua production server yang saya rekomendasikan karena kaya fitur, sudah menyediakan hosting dan domain gratis serta SSL gratis.

Hal-hal di atas ditujukan jika teman-teman ingin belajar membuat program web yang statis.

Kelebihan

  1. Irit penyimpanan.
  2. Akses dengan tautan.

Mitos-mitos

Mitos-mitos yang beredar berdasarkan sudut pandang penulis antara lain.

Website Lambat

Kenapa bisa lambat? Apakah mungkin karena ukuran berkas? Apakah mungkin karena koneksi internet? Apakah mungkin karena JavaScript dan perangkat pengguna?

  1. Ukuran berkas. Semakin besar ukuran berkas maka akan berdampak pada berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan website.
  2. Koneksi internet. Memuat satu website dengan koneksi 4G dan 3G tentunya akan membutuhkan waktu yang berbeda pula.
  3. JavaScript dan perangkat pengguna. Semakin tinggi kelas perangkat pengguna (diukur dari prosesor) maka semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk memuat dan menyelesaikan JavaScript.

Bagaimana caranya agar tidak lambat? Gunakan referensi dari situs web.dev/fast dan ukur kecepatan website menggunakan web.dev/measure.

Anda juga bisa membaca catatan kecil yang saya buat tentang web performance.

Tampilan Website Jelek

Kenapa bisa? Menurut saya ada 3 faktor yakni dari tampilan yang mana berasal dari tata letak dan gaya huruf.

A. Referensi Belajar Tata Letak

  1. CSS Flexbox dalam bentuk video tutorial oleh Net Ninja
  2. CSS Grid dalam bentuk video tutorial oleh Net Ninja
  3. CSS Flexbox dalam bentuk game
  4. CSS Grid dalam bentuk game

B. Referensi Gaya Huruf

Inter font adalah salah satu font yang saya rekomendasikan karena didesain untuk layar komputer. Anda bisa melihat implementasi font tersebut di situs ini, situs research Mozilla, dan situs Tailwindcss.

Dengan menggunakan font ini mata saya tidak lelah membaca tulisan di situs-situs tersebut dalam waktu yang lama di ponsel pintar saya.

C. Referensi Tampilan

Saya merekomendasikan untuk melihat situs refactoringui dot com untuk belajar membuat User Interface yang keren dengan taktik yang spesifik dari sudut pandang software developer.

Tidak bisa diakses secara offline

Service Worker adalah salah satu web API yang memudahkan kita untuk membuat website secara offline. Service Workies adalah situs yang mengajarkan kita tentang konsep Service Worker dalam bentuk permainan.

Machine Learning dan Web Assembly

Kita bisa membuat machine learning di web dengan bantuan library seperti ML5js dan Tensorflow js. Jika Anda masih seorang pemula dan ingin belajar machine learning silakan menonton seri tutorial dari kanal Coding Train berjudul Beginners Guide to Machine Learning in JavaScript.

Dengan kehadiran Web Assembly, kita bisa melakukan komputasi berat di web menggunakan bahasa mesin (Assembly). Beberapa bahasa pemrograman seperti C, C++, Rust memudahkan pengembang untuk berinteraksi dengan mesin namun sintaksnya masih bisa dipahami oleh pengembang perangkat lunak (high-level programming language).

Salah satu yang mengadopsi Web Assembly adalah Figma. Berkat Web Assembly Figma berhasil mempercepat loading time di website mereka sebesar 3 kali daripada yang sebelumnya menggunakan asm.js.

Jika Anda tertarik mengenal Web Assembly silakan menonton video berjudul A cartoon intro to WebAssembly - Lin Clark - Gamedev.js Warsaw #5.

Jika Anda ingin belajar konsep Web Assembly dan contohnya silakan menuju ke situs Mozilla Developer Network tentang Web Assembly Concepts.

Jika Anda ingin melihat Web Assembly yang sudah diimplementasikan di production, silakan tonton Chrome Developer Summit 2017 tentang Web assembly in production - Chrome Dev Summit 2017.

Batasan

Meskipun web sangat kuat tetapi ada batasan seperti akses ke hardware melalui web API yang terbatas karena masalah privasi dan keamanan seperti yang disampaikan oleh Safari di blog webkit.

Lalu, apakah Anda akan:

  1. Menunggu Web API dirilis di semua browser?
  2. Buat aplikasi untuk menunjukkan pentingnya web API tersebut ada di browser?
  3. Mencari polyfill web API?

Saat ini Microsoft, Intel, Samsung, and Google berkolaborasi membuat proyek Fugu yang bertujuan untuk membuat kapabilitas web mendekati native apps.

Native Filesystem API dan Web OTP API adalah dua contoh yang sedang didiskusikan dalam proyek Fugu.

Silakan tonton video Bridging the native app gap - Chrome Dev Summit 2019.

Penutup

Ingat, Web adalah jalan pertama yang diakses oleh netizen. Oleh karena itu marilah kita buat web yang lebih baik!