Bagaimana cara berkontribusi menjadi penulis di WWWID?

Disclaimer: Saya tidak dibayar untuk tulisan ini. Ini murni dari opini saya.

image

WWWID adalah salah satu media tentang tren dan update pengembangan web lebih tepatnya web yang modern. Saat tulisan ini dibuat baru bisa ditemukan di Medium. Entah apakah bisa ditemukan di tempat yang lain atau tidak dalam waktu yang akan datang.

Saya tahu media ini semenjak saya lebih sering aktif di Twitter di tahun 2017 dan waktu itu media ini digawangi oleh bung Yohan Totting (Dev. Relation Chrome team) dan bung Alfred Crosby a.k.a Osby (Software Engineer Mobile Web Tokopedia). Kemudian ditambah lagi dengan kontributor lainnya. Namun waktu itu saya lihat hanya mereka berdua yang masih keranjingan menulis artikel di WWWID.

Tak ingin kalah dari mereka, saya putuskan untuk ikut berkontribusi sebagai penulis di sana. Yang saya pikirkan adalah mencari topik anti mainstream a.k.a yang belum pernah dibahas di meetup komunitas di Indonesia. Akhirnya saya dapatkan dua topik yakni Web Components dan Accessibility (A11y) yang kini menjadi fokus saya serta area tempat saya bereksperimen (walau akhir-akhir ini sempat ngga fokus karena penasaran dengan Web Performance).

Lalu bagaimana sih caranya untuk berkontribusi di WWWID?

  1. Kamu harus punya akun Medium. 🤪😛
  2. Kamu harus punya akun Twitter 😝 karena bung Yohan lebih sering aktif di sana. Jadi, sewaktu tulisan kamu selesai di Medium dan sudah dipublish kamu bisa minta beliau untuk memasukkan tulisanmu ke publikasi WWWID.
  3. Untuk fokus artikel ini adalah seputar Front end teknologi karena ini berkaitan langsung dengan end-user. Yang sering dilihat oleh user adalah tampilan web makanya front end yang dibahas. Front end di sini dalam artian adalah lebih ke arah web experience bukan framework. Karena demi kenyamanan bersama dan pembaca membaca artikel. Salah satu contohnya: Membuat WordPress bisa tampil dan digunakan di detik kelima.Yang dibahas pada tulisan itu adalah tekniknya bukan WordPress-nya
  4. Kalau di luar Front end gimana? Selama masih dianggap relevan oleh si pemilik publikasi rasanya sah — sah saja untuk dipublikasi. Intinya coba aja dulu kalau punya ide seperti ini.

Tantangan saya selama berkontribusi atau menulis di WWWID? Terlepas dari WWWID, saya pasti mengalami tantangan waktu menulis di sini.

  1. Menyediakan waktu, ide, diksi (pemilihan kata). Silahkan dicoba sendiri dan kamu pasti tahu susahnya gimana.
  2. “Tulisan saya jelek, cupu, dan terasa beginner banget”. Itu yang pertama saya pikirkan sambil dan saat sudah selesai nulis. Jadi, saya pasrah aja dan sudah melakukan banyak riset seperti mencari referensi dan coba” praktikkan yang ada di tutorial.
  3. Menunggu sang publikator untuk memverifikasi dan membawa artikel kita ke publikasi mereka. Tak hanya di WWWID, waktu saya bikin artikel di CodePolitan dan Chromplex, butuh waktu berhari-hari untuk menunggu sampai artikel saya dipublish. Saya rasa ini wajar karena selain mengurus ini mereka juga disibukkan dengan rutinitas kerja utama.
  4. Ada tulisan yang belum dipublish. Mungkin kembali ke nomor 3 atau saya rasa perlu introspeksi mengapa artikel saya tidak dipublish? Apa karena kontennya kurang mendalam pembahasannya atau melenceng dari konteks. Tulisan yang saya maksud adalah ini. *Update, tulisan yang saya maksud sudah dipublish oleh WWWID pada tanggal 27 Maret 2018.

Saya yakin di Indonesia masih banyak web developer atau programmer yang kemampuannya mumpuni bahkan melebihi diri saya. Namun dengan mengikatkan apa yang kita pelajari dengan tulisan maka apa yang kita kuasai tidak akan lupa. Terlepas dari bidang yang diambil dan tempat untuk publikasi ada beberapa yang sudah aktif menulis seperti pak Endy Muhardin, Agung Setiawan, Irfan Maulana, Rian Yulianto a.k.a om Kucing, dan masih banyak lagi. Saya juga percaya dengan quote sakti ini: > “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” — Pramoedya Ananta Toer

Tweet poin penting untuk berkontribusi di WWWID

[](https://twitter.com/tyohan/status/959447354054082561)

[](https://twitter.com/tyohan/status/959531705789894656)

[](https://twitter.com/tyohan/status/959535044816601088)

Saat ini sudah ada penulis baru yang berkontribusi di WWWID selain saya yakni Fariz Rizaldy — Testing untuk Front End Web Developer / UI Engineer.

Disclaimer: Saya tidak dibayar untuk tulisan ini. Ini murni dari opini saya.